Sosialisasi
Proses pembelajaran seumur hidup di mana individu menginternalisasikan nilai, norma, bahasa, dan peran sosial agar dapat berpartisipasi secara utuh dalam masyarakat.
Sosialisasi adalah proses interaktif sepanjang hayat di mana seorang individu belajar menginternalisasikan nilai-nilai moral, norma hukum, adat istiadat, bahasa, serta pola perilaku yang diakui oleh kelompok sosialnya sehingga ia mampu bertransformasi menjadi anggota masyarakat yang fungsional dan beradab.
Tahapan perkembangan sosialisasi menurut teori George Herbert Mead:
- Tahap Persiapan (Preparatory Stage): Bayi mulai meniru tindakan orang dewasa tanpa memahami makna simbolik sepenuhnya.
- Tahap Meniru (Play Stage): Anak mampu memainkan peran tertentu (misalnya bermain pura-pura menjadi dokter atau guru).
- Tahap Siap Bertindak (Game Stage): Anak memahami perannya sendiri sekaligus memahami aturan dan peran pihak lawan dalam suatu sistem permainan.
- Tahap Penerimaan Norma Kolektif (Generalized Other): Individu memahami nilai dan norma yang berlaku secara universal di masyarakat luas.
Agen-agen sosialisasi utama mencakup keluarga (sosialisasi primer), kelompok sebaya (peer group), lembaga sekolah formal, lingkungan kerja, serta media massa digital.
Riset Agen Sosialisasi Remaja
Kaji peranan keluarga, sekolah, dan media sosial dalam pembentukan kepribadian.