Stoikiometri
Cabang ilmu kimia kuantitatif yang mempelajari perbandingan jumlah partikel, mol, massa, dan volume pereaksi serta hasil reaksi berdasarkan hukum kimia dasar.
Stoikiometri adalah cabang perhitungan kimia kuantitatif yang menganalisis relasi numerik antara reaktan dan produk dalam suatu persamaan reaksi kimia berimbang. Istilah ini diturunkan dari kata Yunani stoicheion (unsur) dan metron (pengukuran).
Fondasi utama perhitungan stoikiometri bertumpu pada konsep Mol sebagai satuan kuantitas zat: satu mol zat mengandung sejumlah $6,022 \times 10^{23}$ partikel (dikenal sebagai Bilangan Avogadro, $L$). Hubungan molaritas menghubungkan massa ($m = n \cdot M_r$), volume gas ideal pada kondisi STP ($V = n \cdot 22,4 \text{ L}$), dan konsentrasi molaritas ($M = n / V$).
Stoikiometri diatur secara ketat oleh hukum-hukum dasar kimia:
- Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier): Total massa zat sebelum dan sesudah reaksi selalu sama.
- Hukum Perbandingan Tetap (Proust): Perbandingan massa unsur-unsur pembentuk suatu senyawa selalu konstan.
- Hukum Perbandingan Berganda (Dalton) dan Hukum Perbandingan Volume (Gay-Lussac).
Pemahaman stoikiometri memungkinkan penentuan pereaksi pembatas (limiting reactant) dan kalkulasi rendemen hasil reaksi industri secara presisi.
Hitung Konsep Mol & Stoikiometri
Selesaikan perbandingan koefisien reaksi, massa molar, dan volume gas STP.