Analisis 14 Isim Dhomir (Kata Ganti) dalam Kaidah Nahwu

Petakan kata ganti orang pertama (mutakallim), orang kedua (mukhatab), dan orang ketiga (ghaib) dalam teks Arab secara interaktif.

Struktur dan Pembagian Isim Dhomir (Kata Ganti Bahasa Arab)

Isim Dhomir (kata ganti) adalah kelompok isim ma'rifat yang paling ringkas dan sering digunakan untuk menggantikan penyebutan orang ketiga (ghaib), orang kedua lawan bicara (mukhatab), atau orang pertama pembicara (mutakallim). Berbeda dengan isim mu'rab lainnya, seluruh isim dhomir bersifat mabni (harakat akhirnya bersifat tetap dan tidak berubah oleh pengaruh amil).

Tiga kategori penulisan isim dhomir: (1) Dhomir Munfashil: kata ganti yang berdiri sendiri tanpa bersambung dengan kata lain (misal: هُوَ, أَنَا, نَحْنُ); (2) Dhomir Muttashil: kata ganti yang wajib menempel dan bersambung pada kata lain, baik menempel pada isim (sebagai kepemilikan mudhaf ilaih, misal: كِتَابِي), menempel pada fi'il (sebagai fa'il atau maf'ul bih, misal: ضَرَبْتُهُ), maupun menempel pada huruf jer (misal: لَهُ); serta (3) Dhomir Mustatir: kata ganti yang tersembunyi secara implisit di dalam kata kerja tanpa tertulis secara fisik.

helpFAQ: Analisis 14 Isim Dhomir (Kata Ganti) dalam Kaidah Nahwu

Pertanyaan umum seputar kaidah gramatika bahasa Arab, tashrif istilahi, pembagian i'rab, dan tarkib kalimat.

Apakah alat ini bisa membedah i'rab kalimat Arab gundul (tanpa harakat)?

keyboard_arrow_down

Bisa. Algoritma AI TugasMu mampu mengidentifikasi pola morfologi (wazan) dan konteks sintaksis kalimat untuk membedah amil, ma'mul, serta harakat akhirnya secara sistematis.

Apakah penjelasan i'rab sesuai dengan kitab Al-Jurumiyyah?

keyboard_arrow_down

Ya, terminologi dan klasifikasi i'rab mengacu pada standar Matan Al-Jurumiyyah dan Alfiyyah Ibnu Malik yang menjadi kurikulum utama di pesantren dan madrasah aliyah di Indonesia.