Pembeda Hukum Idgham Bighunnah dan Bilaghunnah
Pelajari rumus peleburan huruf hijaiyah berharakat tasydid. AI merinci kadar panjang ghunnah dan pengecualian Idgham Wajib (Izhar Mutlaq).
Analisis Mendalam Kaidah Idgham dalam Pembacaan Al-Quran
Secara etimologi, Idgham bermakna memasukkan sesuatu ke dalam sesuatu yang lain. Dalam terminologi tajwid, Idgham adalah melafalkan huruf yang sukun ke dalam huruf berikutnya yang berharakat, sehingga kedua huruf tersebut diucapkan sebagai satu huruf yang bertasydid dari jenis huruf kedua.
Pembeda mutlak kedua jenis Idgham ini terletak pada getaran suara di rongga hidung (ghunnah): (1) Idgham Bighunnah (مع الغنة) terjadi bila nun mati/tanwin bertemu huruf Ya (ي), Nun (ن), Mim (م), atau Wawu (و) dalam dua kata terpisah, ditahan selama 2 harakat. Pengecualian: jika bertemu dalam satu kata (seperti: دُنْيَا, بُنْيَانٌ, قِنْوَانٌ, صِنْوَانٌ), hukumnya berubah menjadi Izhar Mutlaq (wajib dibaca jelas). (2) Idgham Bilaghunnah (بغير غنة) terjadi bila bertemu huruf Lam (ل) atau Ra (ر), di mana suara nun dilebur sempurna ke dalam huruf lam atau ra tanpa dengung sedikit pun.
assistantTools Terkait (Langkah Selanjutnya)
Setelah selesai menggunakan alat ini, tugas kamu mungkin akan lebih sempurna jika dilanjutkan dengan asisten AI berikut:
Penjelas Ayat Al-Quran (Tafsir)
Cari tahu makna, tafsir ringkas (Jalalain/Kemenag), dan Asbabul Nuzul dari suatu ayat.
Penjelas Nahwu & Shorof
Bedah kedudukan kata (I'rab) dari sebuah kalimat Arab untuk santri.
Generator Materi PAI (Fikih/SKI)
Buat rangkuman materi spesifik Fikih, Aqidah Akhlak, atau Sejarah Kebudayaan Islam.
helpFAQ: Pembeda Hukum Idgham Bighunnah dan Bilaghunnah
Pertanyaan umum seputar kaidah tajwid, makharijul huruf, sifat huruf, dan panjang harakat bacaan Al-Quran.