Struktur Kurikulum Merdeka SMP Fase D: Alokasi Jam Pelajaran dan Muatan Lokal
Diterbitkan pada 2 Oktober 2026
Struktur Kurikulum Merdeka SMP Fase D mengatur proporsi beban belajar siswa kelas 7, 8, dan 9 yang terbagi secara proporsional antara intrakurikuler dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) guna memastikan penguasaan akademik seimbang dengan pembentukan karakter kebangsaan. Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam Kurikulum Merdeka dikelompokkan ke dalam satu fase perkembangan tunggal yaitu Fase D yang berlangsung selama tiga tahun ajaran.
Salah satu pembaruan regulasi paling signifikan pada struktur SMP Fase D berdasarkan Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 adalah ditetapkannya mata pelajaran Informatika sebagai mata pelajaran wajib bagi seluruh siswa. Hal ini merespons kebutuhan mendesak akan literasi komputasional (computational thinking) dan etika digital sejak usia remaja. Untuk membantu siswa SMP berlatih soal-soal pelajaran sesuai alokasi kurikulum ini, kamu bisa menggunakan Generator Soal AI TugasMu.
Pembagian Beban Belajar: Intrakurikuler vs Projek P5
Total jam pelajaran (JP) dalam satu tahun ajaran di SMP diatur dengan skema pembagian waktu sebagai berikut:
- Kegiatan Intrakurikuler: Mengambil porsi sekitar 75% – 80% dari total alokasi jam tahunan untuk pembelajaran tatap muka reguler mata pelajaran di kelas.
- Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5): Mengambil porsi sekitar 20% – 25% dari total alokasi jam tahunan untuk kegiatan kokurikuler berbasis projek lintas mata pelajaran (minimal 3 tema projek per tahun di jenjang SMP).
Tabel Rincian Alokasi Jam Pelajaran SMP Fase D (Kelas 7, 8, dan 9)
Berikut adalah tabel resmi sebaran alokasi jam pelajaran (JP) mingguan dan tahunan untuk jenjang SMP dengan asumsi 36 minggu efektif per tahun ajaran:
| Mata Pelajaran | Alokasi Intrakurikuler per Tahun | Alokasi Projek P5 per Tahun | Total JP per Tahun | Rerata JP per Minggu |
|---|---|---|---|---|
| Pendidikan Agama dan Budi Pekerti | 72 JP | 36 JP | 108 JP | 3 JP |
| Pendidikan Pancasila | 72 JP | 36 JP | 108 JP | 3 JP |
| Bahasa Indonesia | 180 JP | 36 JP | 216 JP | 6 JP |
| Matematika | 144 JP | 36 JP | 180 JP | 5 JP |
| Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) | 144 JP | 36 JP | 180 JP | 5 JP |
| Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) | 108 JP | 36 JP | 144 JP | 4 JP |
| Bahasa Inggris | 108 JP | 36 JP | 144 JP | 4 JP |
| Pendidikan Jasmani, Olahraga, & Kesehatan (PJOK) | 72 JP | 36 JP | 108 JP | 3 JP |
| Informatika (Mapel Wajib) | 72 JP | 36 JP | 108 JP | 3 JP |
| Seni dan Prakarya (Pilihan 1 Cabang) | 72 JP | 36 JP | 108 JP | 3 JP |
| Muatan Lokal (Bahasa Daerah / Potensi Lokal) | 72 JP | - | 72 JP | 2 JP |
| Total Beban Belajar per Tahun | 1.044 JP | 360 JP | 1.404 JP | ~41 JP |
(Catatan: 1 Jam Pelajaran / JP di jenjang SMP berdurasi 40 menit tatap muka).
Ketentuan Mata Pelajaran Pilihan Seni dan Prakarya
Pada kelompok Seni dan Prakarya, satuan pendidikan SMP wajib menyediakan minimal dua dari lima cabang pilihan berikut, dan siswa berhak memilih satu cabang yang paling diminati:
- Seni Rupa
- Seni Musik
- Seni Tari
- Seni Teater
- Prakarya (Kerajinan, Rekayasa, Budi Daya, Pengolahan)
Kebijakan ini menjamin bahwa bakat artistik siswa tersalurkan secara optimal tanpa dipaksa mempelajari cabang seni yang tidak sesuai dengan minat ekspresi dirinya.
Model Pelaksanaan Projek P5 di SMP
Sekolah diberikan otonomi penuh untuk mengatur jadwal blok pelaksanaan alokasi 360 JP Projek P5:
- Model Harian / Mingguan: Menyisihkan 1–2 jam terakhir di setiap akhir hari sekolah atau menetapkan 1 hari penuh (misal hari Jumat) khusus untuk kegiatan projek.
- Model Sistem Blok Periode: Menghentikan pembelajaran tatap muka intrakurikuler selama 2–3 minggu berturut-turut pada pertengahan semester untuk fokus menuntaskan satu tema projek secara intensif.
Untuk merangkum materi pelajaran SMP secara otomatis agar belajar lebih efisien, kamu dapat memanfaatkan Pembuat Rangkuman TugasMu, mempelajari rincian tema dan contoh projek profil P5, serta menyimak panduan pembagian fase A sampai fase F sekolah.
Redaksi TugasMu
Tim EdukasiTim kurator konten yang berdedikasi untuk membagikan tips belajar, pembaruan kurikulum, dan cara cerdas memanfaatkan AI bagi pelajar Indonesia.
auto_storiesBaca Juga di Kategori Ini
Lihat Semua kurikulum merdekaarrow_forwardPlatform Merdeka Mengajar (PMM): Aksi Nyata, Pelatihan Mandiri, dan Kinerja Guru
Panduan resmi Platform Merdeka Mengajar (PMM): cara belajar pelatihan mandiri, tips lolos sertifikat Aksi Nyata, dan sistem pengelolaan kinerja guru terintegrasi e-Kinerja BKN.
Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP): Prinsip Penyusunan Dokumen Sekolah
Panduan lengkap penyusunan dokumen KOSP Kurikulum Merdeka: 5 prinsip utama, analisis karakteristik sekolah, perumusan visi misi, dan evaluasi berbasis Rapor Pendidikan.
Struktur Kurikulum Merdeka SD Fase A, B, dan C: Pendekatan Tematik vs Mata Pelajaran
Pelajari struktur Kurikulum Merdeka jenjang SD: pembagian Fase A, B, C, integrasi mata pelajaran IPAS, transisi PAUD-SD menyenangkan, dan status bahasa Inggris.